SINTANG, MMS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Liyus, menyampaikan dukungan dan harapan besar terhadap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang baru dibentuk di wilayah perdesaan Sintang.
Ia menilai kehadiran koperasi tersebut dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat, terutama di desa-desa yang masih mengandalkan sektor pertanian, perkebunan, dan usaha mikro sebagai sumber penghidupan.
Menurutnya, koperasi merupakan lembaga ekonomi kerakyatan yang terbukti mampu menggerakkan aktivitas usaha masyarakat jika dikelola dengan benar. Ia menekankan bahwa potensi itu hanya dapat tercapai jika pengurus koperasi memiliki kapasitas yang memadai, bersikap transparan, dan mengutamakan kepentingan anggota.
“Koperasi Desa Merah Putih harus mampu menjadi ruang ekonomi yang hidup. Jangan hanya berdiri di atas kertas, tetapi harus benar-benar berjalan dan menjadi jawaban atas kebutuhan warga,” tegasnya, Senin (24/11).
Ia menyebut, koperasi dapat menyediakan akses permodalan yang lebih mudah, membantu pemasaran produk lokal, serta menjadi wadah konsolidasi hasil pertanian warga. Dengan adanya koperasi, petani dan pelaku UMKM tidak lagi berjalan sendiri, melainkan memiliki kelembagaan yang dapat memperkuat posisi tawar mereka.
Ia menambahkan bahwa kualitas tata kelola koperasi harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, banyak koperasi di berbagai daerah yang akhirnya tidak berkembang karena lemahnya administrasi, kurangnya inovasi, dan tidak adanya transparansi pengelolaan keuangan. Ia mengingatkan agar Koperasi Desa Merah Putih tidak jatuh pada persoalan serupa.
“Kunci keberhasilan koperasi adalah kepercayaan anggota. Jika pengelolaannya profesional, masyarakat pasti mendukung,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong agar pemerintah desa turut berperan aktif mendampingi koperasi, baik dalam penyusunan rencana usaha, pelatihan manajemen, hingga memfasilitasi akses program pemerintah. Kolaborasi antar pihak dinilai penting agar koperasi dapat bertahan dalam jangka panjang dan mampu berkembang menjadi unit usaha yang produktif.
Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat berkembang menjadi lembaga yang memiliki berbagai unit usaha, mulai dari simpan pinjam, pengolahan hasil pertanian, perdagangan bahan pokok, hingga pengembangan produk unggulan desa.
“Jika pengelolaannya baik, koperasi ini bisa menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi pedesaan di Sintang,” tutupnya.






