SINTANG, MMS – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mengatasi persoalan infrastruktur di Kecamatan Kayan Hulu. Melalui dana pokok pikiran, ia kembali membiayai pembangunan jembatan semi komposit di ruas jalan Desa Entogong–Pasar Cina Nanga Tebidah, sebagai tindak lanjut dari perbaikan jalan yang telah diselesaikan sebelumnya.
Ia mengatakan, selama ini masyarakat Kayan Hulu menghadapi sejumlah kendala terkait akses jalan dan jembatan. Infrastruktur yang rusak tidak hanya memperlambat mobilitas barang dan jasa, tetapi juga membahayakan keselamatan warga. Banyak warga mengaku kesulitan melintas, terutama pada musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan jembatan kayu rentan rusak.
“Jembatan dan jalan yang layak sangat diperlukan untuk mendukung keseharian masyarakat, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Karena itu, pembangunan jembatan semi komposit ini menjadi prioritas yang harus segera direalisasikan,” jelasnya, Jumat (20/11).
Jembatan semi komposit dipilih karena memiliki tingkat ketahanan yang lebih baik, namun tidak membutuhkan biaya sebesar pembangunan jembatan beton penuh. Solusi ini dinilai efektif untuk wilayah pedesaan dengan mobilitas cukup tinggi dan kondisi geografis yang menantang.
Politikus ini menegaskan bahwa seluruh pembangunan yang menggunakan dana aspirasi DPRD harus diawasi secara transparan agar kualitasnya terjamin serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan bahwa dirinya akan terus mengawal proses pembangunan agar tidak terjadi penyimpangan.
“Pengawasan adalah bagian penting. Masyarakat berhak menerima infrastruktur yang kuat dan aman. Setiap rupiah dari dana aspirasi harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata,” tegasnya.
Selain mendorong pembangunan, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, juga meminta masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar dapat bertahan dalam jangka panjang. Ia menilai partisipasi warga sangat diperlukan untuk memastikan infrastruktur tetap berfungsi optimal.
Lebih jauh, Ia berharap pemerintah daerah terus memprioritaskan pembangunan di wilayah Kayan Hulu dan kawasan pedalaman lainnya, mengingat masih banyak jalan dan jembatan yang membutuhkan perbaikan.
“Sinergi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. Kami akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang masih tertinggal secara infrastruktur,” pungkasnya.









