DPRD Sintang Soroti Minimnya Akses Listrik di Perbatasan, Jimi Manopo Minta Solusi Nyata

SINTANG, MMS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jimi Manopo, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ketersediaan listrik di sejumlah wilayah perbatasan yang hingga kini dinilai masih belum memadai. Ia menilai, keterbatasan akses listrik bukan sekadar persoalan teknis, melainkan masalah mendasar yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

Menurut Jimi, masih banyak desa di kawasan perbatasan yang belum menikmati layanan listrik secara optimal. Sebagian masyarakat bahkan masih bergantung pada sumber penerangan alternatif yang terbatas, seperti genset atau lampu sederhana. Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari warga.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan listrik berdampak langsung pada berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Di bidang pendidikan, misalnya, siswa mengalami kesulitan belajar pada malam hari karena minimnya penerangan. Sementara itu, di sektor kesehatan, fasilitas pelayanan menjadi kurang maksimal akibat keterbatasan daya listrik.

Selain itu, sektor ekonomi juga ikut terdampak. Pelaku usaha kecil di daerah perbatasan kesulitan mengembangkan usahanya karena keterbatasan energi listrik untuk mendukung kegiatan produksi. Hal ini pada akhirnya berpengaruh terhadap tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Jimi menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap persoalan ini. Ia mendorong adanya langkah konkret untuk memperluas jaringan listrik hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil dan perbatasan.

Lebih lanjut, ia juga mengajak pihak terkait untuk menjalin kerja sama dalam mencari solusi, baik melalui program pemerintah maupun dukungan dari pihak swasta. Inovasi dalam penyediaan energi alternatif juga dinilai dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan listrik di wilayah yang sulit dijangkau jaringan utama.

Dengan adanya upaya yang terencana dan berkelanjutan, Jimi berharap masyarakat di wilayah perbatasan dapat segera merasakan akses listrik yang layak, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat dan aktivitas ekonomi dapat berkembang secara lebih optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *