SINTANG, MMS – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, menegaskan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah. Ia menilai, peningkatan kualitas pendidikan memiliki peran strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah di masa depan.
Menurut Sebastian, pendidikan merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai untuk berpartisipasi dalam berbagai sektor pembangunan. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan taraf hidup serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sintang.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas tenaga pengajar serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah. Menurutnya, masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam hal ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai.
Lebih lanjut, Sebastian menekankan pentingnya upaya pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Ia menilai, kesenjangan akses pendidikan dapat menjadi hambatan dalam menciptakan pemerataan pembangunan di daerah.
Selain itu, ia juga mendorong adanya inovasi dalam sistem pendidikan, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar. Dengan pendekatan yang lebih modern, diharapkan kualitas pendidikan dapat terus meningkat dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
Sebastian juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan pendidikan. Peran orang tua dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi anak-anak.
Ia berharap, dengan adanya perhatian yang lebih besar terhadap sektor pendidikan, Kabupaten Sintang dapat mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.










