SINTANG, MMS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Markus Jembari, menyampaikan harapan agar para pemudik yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan roda dua dari Pontianak menuju Sintang dapat memperoleh pengawalan dari pihak berwenang. Usulan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurut Markus, arus mudik yang terjadi setiap tahun selalu diiringi dengan peningkatan jumlah kendaraan di jalan raya, khususnya sepeda motor yang digunakan oleh masyarakat karena dianggap lebih fleksibel dan ekonomis. Namun demikian, perjalanan jarak jauh menggunakan roda dua juga memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, sehingga membutuhkan perhatian ekstra dari pihak terkait.
Ia menilai bahwa pengawalan terhadap rombongan pemudik roda dua dapat menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, sekaligus memastikan perjalanan berlangsung lebih tertib dan aman. Dengan adanya pengawasan dan pendampingan di lapangan, diharapkan para pemudik dapat lebih disiplin dalam berkendara.
Lebih lanjut, Markus juga mendorong agar pihak kepolisian dan instansi terkait dapat menyiapkan skema pengamanan arus mudik secara lebih terstruktur, termasuk penyediaan pos istirahat, layanan kesehatan darurat, serta pengaturan jalur perjalanan yang lebih aman bagi pengguna sepeda motor.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pemeriksaan kendaraan, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm standar, serta istirahat yang cukup menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan.
Selain itu, Markus menekankan bahwa keselamatan pemudik harus menjadi prioritas utama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Ia berharap adanya sinergi yang baik dalam menghadapi lonjakan arus mudik, sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Dengan adanya perhatian dan langkah antisipatif tersebut, diharapkan pelaksanaan mudik Idulfitri di wilayah Kalimantan Barat, khususnya rute Pontianak–Sintang, dapat berjalan lebih tertib dan minim risiko kecelakaan.











