SINTANG, MMS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, mendesak pemerintah daerah untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan dari depan SMAN 1 Sungai Tebelian menuju kawasan PT Julung di Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian.
Ruas jalan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat dan menjadi keluhan rutin warga, termasuk para pelajar yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Ia menyebutkan bahwa jalan ini berperan penting sebagai penghubung antara pusat pendidikan, pemukiman, hingga area perkebunan yang menjadi sumber aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, kondisi jalan yang berlubang, licin saat hujan, dan kerap tergenang membuat mobilitas warga terganggu serta meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kerusakan di ruas jalan menuju PT Julung ini sudah sangat memprihatinkan. Banyak laporan masuk dari orang tua siswa maupun masyarakat yang khawatir dengan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah,” tegasnya, Selasa (25/11).
Menurutnya, jalan tersebut bukan sekadar jalur alternatif, melainkan akses vital bagi ribuan warga. Pelajar, pekerja, hingga kendaraan pengangkut hasil perkebunan menjadikan jalur tersebut sebagai rute utama. Jika kerusakan terus dibiarkan, dampaknya akan signifikan terhadap kegiatan pendidikan maupun ekonomi masyarakat sekitar.
Politikus ini meminta pemerintah daerah tidak hanya melakukan perbaikan tambal sulam, melainkan peningkatan kualitas jalan secara menyeluruh agar mampu menopang mobilitas jangka panjang. Ia menegaskan bahwa penanganan jalan ini harus masuk dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur tahun anggaran berikutnya.
“Kami mendorong pemerintah supaya memasukkan ruas ini dalam program prioritas karena keberadaannya sangat strategis. Infrastruktur yang memadai adalah pondasi utama pemerataan pembangunan di kecamatan,” ujarnya.
Selain itu, Anggota DPRD Sintang, Sebastian Jaba, juga meminta dinas terkait untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kebutuhan teknis dan mendengar aspirasi warga secara langsung. Menurutnya, pendekatan yang responsif dan berbasis kebutuhan lapangan adalah kunci penyelesaian masalah infrastruktur secara tepat sasaran.
“Kami berharap pemerintah segera turun ke lapangan dan mengambil langkah nyata. Masyarakat membutuhkan jalan yang aman dan layak untuk mendukung aktivitas harian mereka,” pungkas Politisi PDI Perjuangan tersebut.






