Kartiyus: Penataan Taman Kota Sintang Jadi Gerakan Bersama

SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang terus menunjukkan keseriusannya dalam memperindah kawasan perkotaan melalui program penataan taman dan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menegaskan bahwa program tersebut akan dilaksanakan tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah, tetapi juga melalui kemitraan dengan sektor swasta lewat dukungan Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Kartiyus, keterlibatan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya lingkungan kota yang bersih, hijau, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami ingin agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sintang ikut berperan dalam menata dan memperluas taman kota melalui program CSR mereka. Kolaborasi ini penting agar pembangunan berjalan lebih cepat dan berkesinambungan,” jelasnya saat diwawancarai belum lama ini.

Ia menambahkan, keberadaan taman kota bukan sekadar elemen estetika, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan ekologis, yakni sebagai tempat rekreasi masyarakat, sarana interaksi sosial, serta area hijau yang mendukung keseimbangan lingkungan.

“Ruang terbuka hijau juga menjadi bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan Sintang sebagai kota layak anak dan ramah lingkungan, di mana masyarakat dapat menikmati udara segar dan ruang publik yang nyaman,” ujarnya.

Kartiyus menuturkan, sejumlah taman di Sintang telah mengalami peningkatan kualitas dan terus dijaga agar tetap indah dan bersih. Ia mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam merawat taman-taman tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

“Kami harap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah ada. Kalau taman-taman ini terawat, maka kota kita akan semakin indah dan menjadi kebanggaan bersama,” tambahnya.

Selain memperindah taman yang sudah ada, Pemkab Sintang juga berencana melakukan penataan ulang terhadap sejumlah lahan milik pemerintah daerah yang belum tertata optimal, termasuk kawasan di sekitar simpang jalan utama dan area yang digunakan pedagang kaki lima.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan tata ruang kota yang lebih rapi sekaligus mendukung kenyamanan publik dalam beraktivitas.

“Penataan ini merupakan bagian dari visi pembangunan berkelanjutan Sintang. Kami ingin kota ini memiliki wajah yang tertata, hijau, dan memiliki fasilitas publik yang representatif,” tegas Kartiyus.

Ia pun menyampaikan optimisme bahwa dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, program penataan taman dan ruang hijau akan terus berlanjut serta memberikan manfaat besar bagi kualitas hidup warga Sintang.

“Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin Sintang bisa menjadi kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga asri dan menyenangkan untuk ditinggali,” pungkasnya.

(Rilis Kominfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *