SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Santosa menyampaikan kabar baik terkait pembangunan jembatan di wilayah Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu, termasuk jembatan penghubung Desa Riam Panjang.
Ia mengatakan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut telah disetujui melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berkat pengawalan yang intens dari DPRD dan pemerintah daerah.
“Jembatan di Riam Panjang kalau hanya jembatan biasa, itu tidak akan bertahan lama. Tapi, kita patut bersyukur kepada Tuhan karena dana dari BNPB sudah berhasil kita bawa masuk ke pemerintah daerah. Salah satu usulan prioritas yang kita kawal adalah pembangunan jembatan penghubung di Desa Riam Panjang,” ujar Santosa.
Ia menambahkan bahwa MoU terkait penggunaan dana BNPB telah ditandatangani oleh Bupati Sintang pada 15 November 2024. Selain jembatan Desa Riam Panjang, ada tujuh jembatan lainnya di wilayah Kayan yang juga akan dibangun melalui dana tersebut.
“MoU dengan BNPB sudah ditandatangani pada tanggal 15 November. Di wilayah Kayan, kita akan membangun total delapan jembatan, termasuk di Desa Riam Panjang. Semua ini adalah hasil pengawalan dan kerja keras kita bersama,” jelas Santosa.
Santosa menegaskan pentingnya pembangunan jembatan yang kokoh dan berkualitas, mengingat akses tersebut menjadi urat nadi bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia juga berharap proyek ini dapat segera direalisasikan agar masyarakat dapat menikmati manfaatnya dalam waktu dekat.
“Jembatan yang akan dibangun harus kokoh dan bisa bertahan lama, karena ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat. Dengan akses yang baik, perekonomian, pendidikan, dan layanan kesehatan di desa-desa akan meningkat,” pungkasnya.






