Senen Maryono Soroti Masalah Lampu Penerangan Jalan yang Tidak Berfungsi

SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mengungkapkan keprihatinannya terkait masalah lampu penerangan jalan yang sering mati, meskipun pelanggan listrik setiap bulan dikenakan iuran untuk penerangan jalan.

Senen menilai bahwa hal ini perlu menjadi perhatian serius, terutama pada jalan raya lintas Melawi yang seharusnya memiliki penerangan jalan yang memadai.

“Ini sudah sering kita sampaikan. Setiap bulan, pelanggan listrik kan dikenakan iuran untuk penerangan jalan, tapi banyak lampu yang tidak hidup, terutama di jalan-jalan utama seperti lintas Melawi. Ini harus jadi perhatian,” ucap Senen.

Menurutnya, masalah penerangan jalan ini sering kali berujung pada kebingungannya masyarakat yang merasa tidak mendapat solusi dari pihak terkait. Hal ini terjadi karena seringkali ada saling lempar tanggung jawab antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pemerintah daerah.

“Kadang PLN bilang itu urusan Pemda, lalu Pemda bilang itu urusan PLN. Ini kan saling lempar tanggung jawab. Harusnya mereka saling bersinergi untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Senen.

Ia menegaskan bahwa iuran yang dibayarkan oleh masyarakat harusnya digunakan dengan baik untuk memastikan penerangan jalan berjalan dengan semestinya. Senen juga mengusulkan agar pihak terkait bisa bekerja sama dengan lebih baik dalam menangani masalah ini.

“Bayarnya kan ke rekening, nanti balik ke Pemda untuk penanganannya. Harusnya koordinasi dan kerja sama lebih baik antara PLN dan Pemda supaya masalah penerangan jalan bisa segera teratasi,” tuturnya.

Politisi Partai Amanat Nasional ini berharap masalah ini bisa segera diselesaikan agar masyarakat merasa lebih aman saat berkendara di malam hari dan tidak terganggu dengan kurangnya penerangan di jalan-jalan utama.

“Ini demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Penerangan jalan yang baik sangat penting, apalagi di jalan raya utama seperti lintas Melawi. Harus ada solusi yang jelas dan cepat,” pungkas Senen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *