SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Anton Isdianto menyampaikan pentingnya sosialisasi mengenai politik uang dalam rangka Pilkada Sintang.
Hal ini disampaikannya setelah mendengar pernyataan dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang terkait masalah politik uang yang masih menjadi tantangan dalam proses demokrasi.
“Tadi Bapak Kesbangpol juga menyebutkan masalah politik uang. Jadi, semboyan ‘Pilkada damai’ itu jangan hanya sekadar semboyan, tapi kita selaku pemilih, maupun dari pihak KPU, harus lebih giat mensosialisasikan soal politik uang ini, terutama kepada generasi muda,” ujar Anton.
Anton menekankan bahwa politik uang dapat merusak integritas Pilkada dan mengancam kualitas demokrasi. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif dari politik uang terhadap proses pemilihan yang jujur dan adil.
“Kita harus mengedukasi masyarakat, terutama pemilih muda, agar tidak tergoda dengan tawaran uang yang bisa merusak hasil Pilkada. Ini adalah tanggung jawab kita semua, termasuk KPU dan pihak terkait lainnya,” kata Anton.
Oleh karenanya, dia berharap dengan adanya sosialisasi yang masif tentang politik uang, masyarakat Sintang dapat semakin cerdas dalam memilih dan memastikan bahwa Pilkada berjalan sesuai dengan nilai-nilai demokrasi yang sejati.
“Mari kita bersama-sama menjaga proses Pilkada ini agar tetap berjalan dengan bersih, transparan, dan bebas dari pengaruh politik uang,” pesan Anton Isdianto.
Sosialisasi mengenai politik uang diharapkan dapat memperkuat integritas Pilkada Sintang, serta mewujudkan pemilihan yang lebih berkualitas dan berkeadilan.










