SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Yuvita Apolonia Ginting menyampaikan bahwa pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik masih menjadi perhatian, meskipun saat ini arah kebijakan dan tindak lanjutnya bergantung pada keputusan pemerintah pusat.
“Kita lihat dulu situasi ke depannya. Untuk sekarang, kami belum bisa banyak bicara karena arahan yang jelas dari pusat juga belum ada. Tapi, kita tetap memantau dan memonitor perkembangannya,” ucap Yuvita.
Yuvita mengajak semua pihak, termasuk media, untuk bersama-sama melihat bagaimana situasi dan perkembangan PLBN Sungai Kelik ke depan.
Menurutnya, kebijakan terkait pembangunan PLBN sangat bergantung pada waktu dan prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Nanti kita lihat sama-sama situasinya bagaimana. Kita mengikuti waktu dan perkembangan. Namun, tetap semua hal akan kita pertimbangkan dan lihat mana yang lebih diupayakan dulu,” ujarnya
Sebagai perbatasan strategis, PLBN Sungai Kelik diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.
Meski demikian, Yuvita menegaskan pentingnya keselarasan antara kebijakan pusat dan daerah agar pembangunan tersebut dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Tetapi pada intinya kita berharap PLBN Sungai Kelik ini bisa segera diselesaikan, supaya selain memperkuat kedaulatan negara juga bisa meningkatkan ekonomi di kawasan perbatasan serta dapat menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkas Yuvita Apolonia Ginting Anggota DPRD Sintang dari daerah pemilihan Sintang 2 yang meliputi Kecamatan Binjai Hulu, Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, dan Ketungau Hulu ini.






