SINTANG – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Desa Sungai Ana Tahun Anggaran 2024, Pemerintah Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang, menggelar kegiatan penyuluhan peternakan dan budidaya pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa Sungai Ana, Jalan Baning Hulu, dan dihadiri oleh Kepala Desa Sungai Ana, Marlin Syahalam, kelompok tani, serta masyarakat penerima manfaat program.
Kepala Desa Marlin Syahalam menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang teknik pemeliharaan ikan lele dan kambing secara optimal.
“Kami mengadakan penyuluhan ini untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Desa Sungai Ana. Tahun ini, programnya masih sama seperti tahun sebelumnya, yaitu penyerahan bibit ikan lele dan kambing kepada kelompok tani. Namun, kami menyadari bahwa program tahun lalu kurang berkembang. Oleh karena itu, sebelum bibit diserahkan, kami berinisiatif memberikan penyuluhan terlebih dahulu,” jelas Marlin.
Marlin berharap melalui penyuluhan ini, masyarakat dapat lebih memahami teknik beternak kambing dan budidaya ikan lele yang baik, sehingga program ini memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan warga.
“Dengan adanya penyuluhan ini, kami berharap masyarakat mampu memelihara ikan lele dan kambing dengan lebih baik. Jika program ini berhasil, hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Desa Sungai Ana,” tambahnya.
Kegiatan penyuluhan ini tidak hanya berisi materi teori, tetapi juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber tentang berbagai hal, mulai dari teknik pemeliharaan, pengelolaan pakan, hingga solusi menghadapi tantangan dalam budidaya ikan lele dan ternak kambing.
“Melalui kegiatan ini, Desa Sungai Ana menunjukkan komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Harapan kita penyuluhan ini dapat menjadi langkah awal menuju keberhasilan program peternakan dan budidaya di desa kita,” pungkasnya.









