SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi mengungkapkan bahwa saat ini program perbaikan infrastruktur pendidikan lebih banyak difokuskan pada rumah guru dibandingkan fasilitas sekolah.
Meski demikian, beberapa sekolah tetap mendapatkan perhatian untuk perbaikan, terutama yang sangat membutuhkan.
“Saat ini lebih banyak perbaikan rumah guru daripada perbaikan sekolah. Kalau sekolah, kemarin di KM 68, tepatnya di Desa Sungai Segak, tahun lalu ada rehab ruang kelas,” ungkap Kusnadi belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa fokus pada perbaikan rumah guru dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para tenaga pendidik yang bertugas di daerah terpencil.
“Dengan rumah guru yang layak, diharapkan mereka bisa tinggal dengan nyaman dan lebih fokus mengajar,” kata Kusnadi.
Namun, Kusnadi juga menegaskan pentingnya memperhatikan kondisi sekolah yang rusak. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang memadai, baik rumah guru maupun ruang kelas, sama-sama berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Masyarakat berharap pemerintah terus melanjutkan program perbaikan ini secara merata, baik untuk sekolah maupun rumah guru, agar tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung bagi siswa dan tenaga pengajar,” tuturnya.
Ia juga meminta para pengajar untuk tetap bersemangat dalam mendidik para anak anak yang berada di daerah terpencil agar mereka juga mendapatkan pendidikan yang layak.
“Kepada guru-guru, pesan kami tetaplah bersemangat karena kami juga berjuang untuk kalian agar mendapatkan rumah dinas supaya kalian juga aman nyaman dalam mendidik anak anak,” pungkas Kusnadi.











