SINTANG – Kondisi Jalan Sintang menuju Merakai kembali menjadi sorotan akibat kerusakannya yang parah. Jalan sepanjang 97 kilometer dari Jembatan Kapuas hingga Merakai, yang seharusnya dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam jika jalan dalam kondisi baik, kini memakan waktu lebih dari empat jam.
“Jarak tempuh kalau sekarang itu sekitar 4 jam lebih ke Merakai, padahal jaraknya hanya 97 kilometer dari titik Jembatan Kapuas sampai ke Merakai,” ujar anggota DPRD Kabupaten Sintang Lusi belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa buruknya kondisi jalan sering kali menyebabkan kendaraan, termasuk truk dan mobil double garda, terjebak di tengah perjalanan. Dalam beberapa kasus, pengendara bahkan harus bermalam di lokasi akibat kendaraan yang amblas.
“Kalau jalan itu bagus, mungkin ndak sampai 1 jam untuk sampai ke sana. Tapi karena kondisi jalan kayak gini, ya 4 jam lebih. Kadang-kadang kalau truk amblas, mobil double garda pun ikut amblas, ndak bisa lewat. Jadi bermalam di situ,” ungkap Lusi.
Sementara itu, pengguna sepeda motor masih dapat melewati jalan dengan memanfaatkan jalur kebun di sekitar lokasi. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi urgensi perbaikan jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk mempermudah akses dan distribusi barang.
“Kalau motor lancar lah, karena bisa nyelip lewat jalan-jalan kebun. Tapi kondisinya saat ini memang parah,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Politisi dari Partai Demokrat ini berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera memperhatikan dan memperbaiki jalan Sintang-Merakai.
“Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendukung mobilitas warga dan mendorong perkembangan ekonomi,” pungkasnya.










