SINTANG – Anggota DPRD Sintang, Kusnadi, menyoroti minimnya perbaikan infrastruktur jembatan di beberapa wilayah, khususnya di daerah pemilihannya (Dapil).
Ia menegaskan bahwa sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan parah, termasuk Jembatan Sungai Butu di Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk, masih belum mendapatkan perhatian pemerintah.
“Di Dapil saya, masih banyak jembatan yang memerlukan perbaikan. Jembatan lain tidak diperbaiki, termasuk Jembatan Sungai Butu. Ini salah satu yang tertinggal dan perlu segera diperhatikan,” ujar Kusnadi belum lama ini.
Ia juga mempertanyakan kebijakan pemerintah yang justru mengutamakan pembangunan jembatan di lokasi lain.
“Kemarin malah ada jembatan yang masuk proyek di KM 64, padahal jembatan yang benar-benar rusak dan sering dilewati warga, seperti Jembatan Sungai Butu, masih dibiarkan,” ungkap Kusnadi.
Ia mengatakan Jembatan Sungai Butu merupakan akses penting bagi masyarakat Desa Bernayau dan sekitarnya.
“Kerusakannya menyebabkan terganggunya aktivitas warga, mulai dari transportasi hasil pertanian hingga akses pendidikan dan kesehatan,” ungkap Kusnadi.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap pemerintah segera mengevaluasi prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang, terutama untuk memastikan pembangunan menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan.
“Pemerataan pembangunan sangat penting, terutama untuk infrastruktur yang menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat. Jangan sampai wilayah yang benar-benar membutuhkan justru terabaikan,” tegasnya.
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat setempat berharap pemerintah segera memperbaiki Jembatan Sungai Butu dan infrastruktur lain yang rusak agar aktivitas mereka kembali normal dan aman.
“Mudah mudahan jembatan ini bisa segera diperbaiki,” harap Kusnadi.









