SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Lusi menyampaikan keprihatinannya terhadap keluhan masyarakat yang merasa tidak terwakili oleh anggota legislatif yang telah mereka pilih.
Menurutnya, banyak masyarakat yang kecewa karena merasa aspirasi mereka tidak diperjuangkan oleh wakil rakyat.
“Jadi mereka tuh ngomong, percuma ada dewan. Kita udah pilih dewan, dewan terpilih, tapi ndak mewakili kita,” ujar Lusi belum lama ini.
Lusi mengungkapkan, salah satu penyebab kekecewaan masyarakat adalah kurangnya komunikasi dan kehadiran anggota dewan di daerah pemilihan (dapil). Tidak adanya sosialisasi dan jarangnya kegiatan reses membuat masyarakat merasa terabaikan.
“Ndak pernah sosialisasi, ndak pernah reses ke dapil. Itu yang bikin masyarakat kecewa,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.
Ia menegaskan bahwa anggota dewan memiliki tanggung jawab untuk selalu dekat dengan masyarakat yang telah memilih mereka. Reses dan dialog langsung dengan konstituen, menurutnya, merupakan momen penting untuk menyerap aspirasi dan memastikan bahwa kebutuhan masyarakat mendapat perhatian.
“Wakil rakyat harus turun langsung, mendengarkan keluhan dan kebutuhan masyarakat. Kalau tidak, bagaimana mau mewakili mereka dengan benar?” katanya.
Lusi berharap agar semua anggota DPRD lebih aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat di dapil masing-masing.
“Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat dapat dipulihkan, dan aspirasi mereka benar-benar diperjuangkan. Mudah-mudahan kami yang baru dilantik ini bisa memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat tolong masyarakat juga apa yang menjadi kebutuhan sampaikan kepada kami supaya kita bisa mencarikan solusinya secara bersama-sama,” pungkasnya.












