SINTANG, MMS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas, menegaskan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Serawai dan Ambalau hingga saat ini masih terus dilakukan. Meski demikian, proses penyaluran tersebut diakui menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan yang berdampak pada kelancaran distribusi.
Menurut Rudy, salah satu faktor utama yang menyebabkan keterlambatan distribusi BBM adalah kondisi cuaca, khususnya musim kemarau yang belakangan ini memengaruhi jalur transportasi menuju wilayah pedalaman. Kondisi jalan yang kering, berdebu, serta menantang bagi kendaraan angkutan menjadi salah satu hambatan yang perlu diantisipasi.
Ia menjelaskan bahwa wilayah Serawai dan Ambalau merupakan daerah yang memiliki tantangan geografis tersendiri, sehingga proses distribusi logistik, termasuk BBM, membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak. Meskipun demikian, pemerintah daerah bersama pihak terkait tetap berupaya menjaga agar pasokan BBM tidak terputus dan tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa ketersediaan BBM merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas transportasi, ekonomi, serta pelayanan publik di daerah. Oleh karena itu, ia meminta agar proses distribusi tetap diprioritaskan meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, agen distribusi, serta pihak transportasi agar hambatan yang terjadi dapat segera diatasi. Menurutnya, sinergi yang baik sangat diperlukan untuk memastikan pasokan energi tetap stabil di wilayah pedalaman.
Selain itu, Rudy mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi jalur distribusi. Perencanaan yang matang dan alternatif jalur distribusi dinilai perlu dipersiapkan agar tidak terjadi keterlambatan yang berkepanjangan.
Ia berharap, dengan adanya upaya bersama dari semua pihak, distribusi BBM ke wilayah Serawai dan Ambalau dapat berjalan lebih lancar dan stabil. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari di daerah tersebut.






